Hikmah Al-Qur'an

Ibroh dan Hikmah Yang Kita Dapat



Sesungguhnya kisah tentang Jin sudah ada jauh sebelum masa Nabi Muhammad SAW. Dan yang spesifik dikisahkan pada masa Nabi Sulaiman a.s
Missal :

Masa Nabi Sulaiman as :
Bagaimana kisah manusia dan jin yang diperintahkan Nabi Sulaiman untuk memindahkan singgasana Ratu Balqis.
Bagaimana ketika Nabi Sulaiman ab membangun istana, jin di perintahkan menyelam kedalam laut untuk mengambil permata.
Allah berfirman "

Dan mereka mengikuti apa yang telah di baca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman .as (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya setan-setan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia.

Al-Baqarah :102

Masa Nabi Muhammad SAW :

Rosululloh SAW bersabda : “ Allah menciptakan jin terdiri dari tiga macam, segolongan jin berupa ular, kalajengking, serangga tanah, segolongan lainnya seperti angin di udara, sedangkan segolongan lagi dikenakan atas mereka hisab dan siksaan
Diketengahkan oleh Ibnu Abud.Dunya di dalam kitab Makaidusy-Syaithon, dan Imam Hakim serta Imam Turmuzi di dalam Nawadirul Ushul, juga oleh Ibnu Murdawalh melalui Abu Darda

Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bias melihat mereka, sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman

Q.S. Al-A’raf : 27

Diriwayatkan dari Shafiyyah binti Huyayyin yang mengatakan bahwa ketika Rosululloh SAW sedang melakukan I’tikaf, ia mendatanginya di suatu malam, lalu berbicara dengannya. Setelah itu Shafiyyah bangkit untuk pulang, namun Nabi bangkit dengan maksud akan mengantar pulang. Kemudian Nabi bersua dengan dua orang laki-laki dari kalangan Anshar. Ketika keduannya melihat Nabi, tampak keduannya berjalan lebih cepat, lalu nabi menegur keduanya: “ Hai kamu berdua, tenanglah! Sesungguhnya dia adalah Shafiyyah binti Huyayyin (beliau ingin meyakinkan bahwa wanita itu adalah istri beliau)

Kemudian keduanya berkata:” Maha suci Allah, Wahai Rosululloh”, maka Rosululloh SAW bersabda : ”Sesungguhnya setan itu merasuk kedalam tubuh anak Adam melalui aliran darahnya, dan sesungguhnya aku merasa khawatir bila dalam hatimu berdua terdapat keburukan.”

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya

Q.S Al-a’raaf: 201


Bagaimana ketika rosulullah mi’raj dan di ikuti Jin ifrit, lalu Malaikat Jibril mengajarkan suatu do’a kepada Rosululloh, ketika do’a itu dibacakan jin ifrit terpelanting.
Bagaimana ketika turun Al-qur’an, para jin berusaha ingin mengetahuinya, sebagian mengimani dan sebagian tetap kafir.
Bagaimana ketika rosululloh berdialog dengan Iblis.
Bagaimana dalam kisah yang mashur dan shoheh, Umar bin Khatab berkelahi dengan Jin, Jin kalah, dan Umar diajarkan suatu bacaan (ayat kursyi) untuk mengalahkan mereka.
Bagaimana kisah seorang pemuda yang akan menebang pohon besar karena disembah orang, lalu pemuda itu bertarung dengan jin penghuni pohon itu, yang karena keikhlasannya dapat mengalahkan jin itu, kemudian di kesempatan yang lain bertarung lagi dan kalah karena tidak ikhlash.

Bagaimana Islam masuk ke Indonesia
Saat Islam masuk ke Indonesia, situasi saat itu animisme, dinamisme, agama Hindu dan Budha berkembang pesat.
Saat itu Pendekar, Jawara, prajurit dan panglima kerajaan memiliki kesaktian dan dan hal yang bersifat mistik, hal ini juga berkembang pesat di masyarakat Indonesia.
Saat situasi ini Islam masuk ke Indonesia yang di awali oleh para pedagang dari Gujarat. Islam masuk ke Indonesia pun disesuaikan dengan kondisi saat itu, maka para Waliullah yang mashur ( Wali Songo) menyebarkan islam di Indonesia dengan berbagai pendekatan yang pas, misalnya dengan seni budaya wayang, pengembangan ilmu beladiri yang didalamnya dimasukan unsur-unsur islami, lagu dan musik, bangunan masjid yang arsitekturnya di sesuaikan dengan adat setempat. Akhirnya Islam berkembang sampai saat ini, dan menjadi umat Islam terbesar di dunia.

Adapun hikmah Ayatayat dan zikir yang terdapat dalam AlQur'an berfungsi untuk :

1. Menyembuhkan berbagai penyakit baik medis maupun non medis.
2. Perlindungan dan keselamatan dari Allah Ta'ala diri, harta, anak dan istri dari kejahatan jin dan manusia.
3. Mengabulkan hajat, niat dan citacita.
4. dll